PLENGKUNG, SI PEMALU YANG CANTIK


ple1

Apa itu? Aneh sekali terdengarnya. Sesaat setelah membuka blog dari viva.co.id ada sebuah kompetisi tentang Hidden Paradise di Indonesia. Di dalamnya terdapat salah satu yang bertemakan nama itu. Yap! Plengkung. Mereka mendeskripsikan bahwa ombak di Plengkung termasuk tiga besar terbaik dunia. Wow! Bukankah itu hebat? It’s reall amazingly from Indonesia, but.. kenapa aku tidak pernah mendengarnya. Apakah itu hanya mengada-ada. atau maaf memang aku yang kuper tentang Nusantara tercinta ini. Lalu bagaimana dengan Ombak di Mentawai, Uluwatu, Nias, lalu Ombak Bono sungai Kampar? mereka semua juga hebat. Nomor urut berapa?

Karena itulah aku menyebutnya sang pemalu. Karena dia bersembunyi. Bersembunyi dari riuhnya kebisingan, bersembunyi di balik pepohonan. Malu-malu untuk menampakan keelokan dirinya. Sehingga masih banyak orang yang belum tahu tentang sosok yang cantik itu. Jujur, Malah sebelumnya aku tahu nama Plengkung bukanlah sebagai si pemalu ini, tetapi sebagai sajian santap yang mengenyangkan. Pernah suatu ketika seorang teman sedang berjalan-jalan ke pulau Bali. Dan pada satu malam aku mencoba BBM-an berbagi kabar sambil menanyakan bagaimana liburannya, apakah menyenangkan, bla bla bla dan sebagainya. Ketika itulah ia menyebut satu nama yang membuat aku teringat kembali. “kami lagi makan Ayam Plengkung nih sama ayu, Risya dan beberapa bule”.

Akupun mulai berfikir ternyata masih banyak yang belum kuketahui tentang keindahan nusantara. Mulailah ku telusuri dan mencari data fakta tentang Plengkung. Tahu kata apa yang pertama kali muncul di benakku? “Subhanallah”. Sebuah kata yang mengagungkan sang pencipta betapa indah ciptaannya yang bernama Plengkung ini. Aku begitu terpesona.

SURGA SEBENARNYA YANG TERSEMBUNYI

PLE2Awalnya malu karena baru mengetahui Plengkung. Ya karena sebagai warga negara Indonesia yang baik seharusnya lebih mengetahui dari pada bule-bule yang sebagian besar adalah pengunjungnya. Apalagi para pecinta surfing pasti sudah bolak-balik ke sana. Apa yang menyebabkan Plengkung menjadi daya tarik bagi wisatawan. Ternyata ombak di pantai Plengkung ini jawabannya. Dia mempunyai gulungan ombak yang panjang nyaris sempurna, dan disebut-sebut sebagai ombak terbaik kedua di dunia setelah Hawaii. Tak salah Banyak peselancar kelas dunia yang menganggap pantai Plengkung sebagai The Seven Giant Waves Wonder, atau salah satu dari 7 tempat surfing terbaik di dunia. Para peselancar professional, baik dari mancanegara maupun dalam negeri, berlomba menaklukan deburan ombak di pantai ini. Pantai Plengkung memiliki tinggi ombak 4-6 meter sepanjang 2km dan memiliki formasi gelombang tujuh bersusun.

Inilah mimpi-mimpi setiap orang apalagi para bule yang selalu mengidamkan bisa berlibur ke pantai tropis bersama orang yang dicinta, bermain airnya dan berjemur di bawah teriknya yang hangat. Dan kita sebagai bangsa yang beruntung memilikinya seharusnya cepat-cepat sadar akan potensi yang Plengkung miliki. Dengan selalu menjaga keindahannya dan membangun infrastruktur memadai yang ramah lingkungan pasti akan membuat Plengkung tidak malu-malu lagi. Dengan pernah diadakannya lomba selancar internasional Quicksilver Pro Surfing Championship pada tahun ’1995, ’1996, dan ’1997. Bukankah itu hebat. Bukti apalagi untuk meragukan bahwa Plengkung ini tidak luar biasa. Dan coba lomba ini diadakan dari dulu, mungkin dari dulu juga aku sudah tau.

LOKASI

Plengkung_MapPantai Plengkung terletak di kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Pantai Plengkung disebut juga dengan G-Land karena tiga hal, pertama karena diambil dari nama teluk Grajagan, kedua diambil dari kata Green karena letaknya di tepi hutan tropis yang hijau, dan ketiga diambil dari kata Great karena ombaknya yang begitu besar dan panjang. Dan adapula yang menyebut nama G-Land diberikan penemunya karena wilayah ini menyerupai huruf G bila dilihat dari atas, kebetulan saat ditemukan pertama kali, penemunya sedang dalam perjalanan terbang dengan pesawat terbang diatas Pantai Plengkung. Mana menurutmu yang paling logis. Ya semuanya dapat diterima karena penjelasannya ada keterkaitan. Tak apa berbeda penjelasan karena perbedaan akan membuat Plengkung lebih menarik

SURGA KESUNYIAN

Kepungan hutan yang membuatnya dijuluki demikian. Karena Pantai Plengkung kelilingi oleh hutan hujan tropis yang masih alami. Ke mana lagi mencari suatu tempat yang eksotis dengan relaksasinya yang alami. Nyaman. Suara gemeresik dedaunan dan bercanda bersama deburan ombak. Dan itu tak perlu jauh-jauh

SURFING

Merupakan surganya bagi peselancar dunia. Belum tahu tentang Plengkung, belum bisa disebut Peselancar Profesional. Nomor dua di dunia kok. Bagi peselancar, waktu terbaik mengunjungi pantai Plengkung adalah bulan Juli-September, saat itu ombak di sana sedang bagus-bagusnya. Ombak di pantai ini dibagi menjadi 3 tingkatan yaitu Kong Waves, Speedis Waves, dan Many Track Waves. Masing-masing ombak berada di area yang berbeda. Jenis ombak tingkat pertama yakni Kong Waves, ini merupakan ombak yang tingginya mencapai 6-8 meter. Ombak ini paling dicari oleh peselancar internasional. Tingkat kedua, Speedis Waves, mempunyai ketinggian 5-6 meter dan menjadi konsumsi peselancar professional. Kemudian, tingkat ketiga dikenal dengan sebutan Many Track Waves dengan tinggi ombak sekitar 3-4 meter biasanya digunakan para peselancar pemula untuk mengasah skill mereka.

BUDAYA DAN ADAT ISTIADAT

imagesKetika akan menuju Plengkung melalui jalur darat, kita akan melihat sebuah Pura di tengah hutan yang jauh dari pemukiman penduduk. Ukurannya cukup besar. Itu menandakan masyarakat sekitaran Plengkung dan Alas Purwo mayoritas pemeluk agama Hindu yang taat. Dan di depan rumah-rumah warga banyak pura kecil untuk bersembahyang. Suasananya terasa seperti di Bali. Tapi walaupun dekat dengan Bali, pengaruh Hindu di sini bukanlah berasal dari Bali tapi dari suku Tengger. Suku tengger inilah yang diyakini keturunan langsung dari Majapahit.

UNIK, TAK HANYA OMBAK

Pantai Plengkung ternyata tak hanya surga bagi para peselancar. Lalu bagi yang tak hobi berselancar apakah tak layak mengunjungi. Pantai Plengkung tak hanya ombak. Pantai Plengkung tak hanya Surfing. Plengkung itu Unik. Selain bisa menikmati eksotisme pantai Indonesia kita juga bisa menikmati panorama alam Taman Nasional Alas Purwo yang menakjubkan. dengan segala habitat yang hidup didalamnya.

     a. Sunset

sunsetsunset di pantai plengkung tidak kalah indahnya dengan sunset di pulau Bali, moment matahari terbenam di pantai Plengkung menjadi pemandangan yang sangat di tunggu para wisatawan.

     b. Treeking

menyusuri Taman Nasional Alas Purwo dengan bersepeda. Dengan jalur yang telah di buat merupakan surga bagi pecinta sepeda ataupun hanya sekedar pecinta jalan-jalan.

    

                                                     c. Pemandangan alam Taman Nasional Alas Purwo

alas purwoSurganya bagi penjelajah alam. Menikmati pemandangan alam Taman Nasional Alas Purwo yang indah dengan beraneka ragam satwa yang hidup liar disana seperti monyet liar, burung merak, banteng dan berbagai jenis tumbuhan. Berjejer tumbuhan endemik Alas Purwo seperti sawo kecik (Manilkara kauki), bambu manggong (Gigantochloa manggong), nyamplung (Calophyllum inophyllum), keben (Barringtonia asiatica), ketapang (Terminalia cattapa), kepuh (Sterculia foetida), dan berbagai jenis bambu.

     d. Caving

Di Taman Nasional Alas Purwo ada banyak sekali Goa bagi pecinta caving. Goa yang cukup terkenal disana adalah Goa Istana yang memiliki sumber mata air “Sendang Srengenge” yang memiliki khasiat membuat awet muda. Selain itu kita bisa melihat orang bersemedi dan melihat stalaktit dan stalakmit untuk caving di dalam Goa.

     e. Fotography

Dengan view yang luar biasa, tak salah bila para fotografer mengambil jalan menuju Plengkung. Dengan segala objek bisa kita dapatkan.

     f. Sadengan yaitu tempat penangkaran banteng, merak, kijang, Penyu, dll

     g. Mancing, Diving, snorkling

     h. Resort bernuansa alam

resortResor-resor di Plengkung semuanya memanfaatkan kesunyian hutan. Mereka mengoperasikan generator listrik minim suara. Dan generator itu mampu menerangi resor dan menghidupkan penyejuk udara (AC,) TV kabel, dan air panas. Di tempat inilah kita bisa mengenyam sensasi lain, yakni, kicauan burung, perilaku hewan, dan gemerisik gesekan dedaunan.

Di Plengkung ada satu kegiatan yang cukup unik yang bisa kita lakukan yaitu olahraga Yoga yang dipandu instruktur dari Ausy dimana semua ini bisa didapatkan hanya di sini.

Itulah sosok si Pemalu dari Banyuwangi.

Jadi, ke mana liburanmu kali ini? Hmm..

4 thoughts on “PLENGKUNG, SI PEMALU YANG CANTIK

  1. Sungguh keindahan yg sangat menyejukan di taman nasional alas purwo. Dan untuk pemda banyuwangi semoga sarana dan prasarana disana bisa dikembangkan,sehingga wisatawan lokal bisa ikut menikmati salah satu keindahan nusantara ini,tidak hanya buat para bule.thanks

  2. Mengingatkan saya di th 1999-2000 saat saya bekerja di salah satu resort disana. Menurut saya plengkung hanya menjadi daya tarik bagi para surfer, bagi mereka yg tdk suka laut dan hutan, plengkung tidak akan masuk daftar tujuan wisata mereka. Disamping itu akses jalan darat yg minim menjadikan plengkung tidak seterkenal kuta atau sanur. Masih banyak yg bisa digali dari tempat ini utk menambah pendapatan daerah.

  3. Mengingatkan saya th 1999-2000, saya bekerja di salah satu resort di plengkung. Tiap 3 bulan saya dari surabaya, ke kaliboyo – base camp utk logistik dan administrasi, lanjut ke grajagan, dari grajagan naik speed boat masuk ke plengkung. Sungguh pengalaman yg mengasyikkan.

  4. Masih banyak cerita cerita menarik saya alami dgn plengkung, saya beruntung pernah memasuki tempat spt plengkung. Semoga plengkung setelah 13 tahun saya tidak pernah kesana semakin berbenah dan semakin dikenal bukan hanya di manca negara, ttp terlebih dikenal oleh bangsanya sendiri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s